Langsung ke konten utama

MENGENAL SENI ALAT MUSIK TAMBUA TANSA

Permainan Tambua Tansa

Tambua Tansa merupakan alat musik tradisional khas Minangkabau, Sumatera Barat. Alat musik ini tumbuh dan berkembang pertama kali oleh masyarakat Pariaman yang sering dipertunjukkan di upacara adat dan upacara keagamaan. 

Dilansir dari RRI.co.id yang menyatakan bahwa sebenarnya alat musik ini merupakan bawaan dari pedagang Gujarat asal India saat berada di Pariaman, diduga hasil percampuran budaya karena pernikahan dan perdagangan dari masyarakat India dengan Pariaman menghasilkan seni alat musik Gandang Tambua Tansa.

Tambua Tansa terdiri dari 2(dua) alat musik yaitu Gandang Tambua dan Gandang Tansa. Gandang Tambua berbentuk seperti tabung dengan bahan kayu pada sampingnya dan kulit pada 2(dua) sisi permukaannya, dimainkan oleh 6(enam) orang dengan cara disandang di salah satu bahu pemain dan memukulnya dengan menggunakan dua stik berbahan kayu. Gandang Tansa berbentuk seperti bola yang hanya memiliki 1(satu) sisi kulit dan dimainkan dengan cara dipukul, alat musik ini dimainkan oleh 1(satu) orang.

Tambua Tansa bukan hanya sekedar alat musik namun sebuah identitas masyarakat Sumatera Barat, alat musik ini memiliki sifat rasa semangat kepahlawanan karena menghasilkan suara yang besar dan kuat. Alat musik ini biasa digunakan dalam upacara keagamaan seperti Upacara pengangkatan penghulu, Upacara penyambutan tamu agung, Upacara khatam Alqur’an, Upacara adat nagari, dan upacara adat seperti mengiringi acara bararak kawin dan arakan Sunnah Rasul.

Gandang Tansa memiliki fungsi sebagai alat yang memimpin dan membuka alur suatu lagu, sedangkan Gandang Tambua memiliki fungsi untuk mengikuti alur dan memeriahkan serta mendukung Gandang Tansa dalam menyanyikan suatu lagu.

Lagu yang biasa dibawakan adalah lagu Oyak tabuik dan Sosoh yang bertempo cepat, dinamik keras, dan energik. Sehingga penghayatan yang mendalam membangkitkan semangat kepahlawanan.

Biasanya kita dapat menemukan pertunjukkan Tambua Tansa di Sumatera Barat, lantas kita sebagai orang yang tidak berkempatan untuk melihat, apa yang perlu dilakukan agar tetap membantu melestarikan kesenian saudara kita.

  • Mempelajari kesenian Tambua Tansa
Kita dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mempelajari kesenian lewat internet, tanpa perlu interaksi dan kontak langsung dengan masyarakat Minangkabau, kita dapat mendukung dari jauh dengan membantu menyebarkan pelajaran yang ada di sosial media.

Sumber Youtube Jurnal Minang
  • Menanggapi kesenian dengan bangga dan rasa hormat
Yang dapat kita lakukan selanjutnya adalah dengan bangga memperkenalkan alat musik Tambua Tansa kepada orang yang belum mengenalinya walaupun bukan merupakan alat musik tradisional daerah kita. Kita juga perlu menunjukkan rasa hormat yang toleransi dan damai.



Sumber:
  • https://rri.co.id/bukittinggi/daerah/1420584/mengenal-kesenian-tambua-tansa
  • https://www.indonesia.travel/id/id/travel-ideas/gandang-tambua/
  • https://www.harianhaluan.com/news/109818741/mengenal-tambua-tasa-kesenian-tradisional-dari-pariaman-jadi-simbol-semangat-kepahlawanan
  • https://www.youtube.com/watch?v=_LDT7b2Kd_0


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANSI: ALAT MUSIK TRADISIONAL ASAL SUMATERA BARAT YANG POPULER

Alat musik Bansi Dalam perkembangan alat musik mmodern yang sangat pesat, ternyata masih ada alat musik tradisional yang tidak kalah populernya lho. Alat ini bernama Bansi.  Bansi berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Cara bermainnya adalah dengan ditiup seperti seluring. Oleh sebab itu, alat musik ini tidak kalah dengan alat musik modern lainnya karena mudah digunakan dan dipelajari. Bansi terbuat dari bambu pilihan seperti bambu batuang, poriang, soriak, maupun tolang. Bansi sudah dikembangkan di Minangkabau, Sumatera Barat sebelum abad ke-19, Bansi juga diwarisi sejak dulu secara turun-temurun di Kabupaten Tanah Datar. Dahulu, sejarah Minangkabau mencatat pada Perang Paderi, salah satu hal yang dipertentangkan adalah alat musik, namun konon katanya alat musik Bansi terdengar bagus karena Pitunang. Pitunang merupakan penghubung jiwa seseorang yang menggunakan mantra atau doa ke dalam alat musik tersebut. Bansi biasa digunakan di setiap acara masyarakat Minangkabau, seperti ac...

ATOWO: ALAT MUSIK TRADISIONAL PAPUA YANG TERANCAM PUNAH

Alat musik Atowo Pernakah kamu mempelajari alat musik Atowo di pelajaran sekolah? Atowo merupakan alat musik tradisional khas Papua yang dimainkan dengan cara dipukul, cara memainkannya tidak sesimpel desainnya, diperlukan keahlian khusus untuk mendapatkan irama yang tepat. Atowo terbuat dari bahan kayu yang biasanya pada sisi bagian luar dihiasi dengan ukiran yang setiap motif atau pola ukiran melambangkan elemen seni simbolis yang mewakili kebudayaan dan tradisi suku atau suatu komunitas di Papua. Bentuk alat musik Atowo menyerupai bulat panjang seperti tabung dan biasanya berukuran kecil dan ringan sehingga dapat dibawa kemana-mana. Alat musik ini dimainkan dengan cara 2(dua) tangan dimana 1(satu) tangan memegang tubuh Atowo dan yang lain menabuh, teknik pukulan memerlukan kekuatan dan  timing  yang pas supaya irama yang dihasilkan harmoni. Alat musik Atowo biasa digunakan oleh masyarakat Papua yang digabungkan dengan alat musik lain dan dimainkan dalam upacara persembahan,...

INSTRUMEN GAMELAN SEBAGAI PEMBUKA SEBUAH LAGU: DEMUNG

Ilustrasi Demung Apakah Anda pernah mendengar tentang Demung? sebuah  alat musik tradisional Jawa  Tengah yang merupakan salah satu intrumen galeman yang termasuk keluarga balungan . Demung memiliki karakteristik logam-logam kuning yang disusun berderet diatas rancakan, ukuran demung lebih besar dari saron dan menghasilkan nada oktaf yang paling rendah.  Demung dimainkan dengan cara  dipukul menggunakan tabuh kayu. Seiring perkembangan zaman dan dit engah kemajuan teknologi dan modernisasi, semakin sedikit generasi muda yang mengenal keindahan suara serta makna filosofis di balik alat musik ini.  Demung banyak ditemukan di Yogyakarta. Demung merupakan alat musik yang di wariskan secara turun-menurun oleh masayarakat Jawa. Demung bukan sekedar alat musik, tetapi juga bagian dari identitas budaya, nilai estetika, dan filosofi kehidupan masyarakat Jawa. Alat musik demung sering dimainkan di berbagai pertunjukan gamelan, wayang kulit, tari tradisional, upacara adat,...