Langsung ke konten utama

SERDAM: ALAT MUSIK TIUP ASAL LAMPUNG YANG MEMILIKI IRAMA YANG SEDIH

Di era perkembangan alat musik modern yang terus bermunculan, terdapat banyak harta karun berupa alat musik tradisional yang tidak kalah hebat, hanya saja karena memiliki tingkat standarisasi yang berbeda, alat-alat musik tradisional mulai terlupakan.

Salah satu alat musik tradisional adalah Serdam. Namun, saat ini Serdam sudah jarang terdengar di masyarakat.

Menurut Among Juntawi, seorang seniman peniup Sedam mengatakan hal ini disebabkan oleh banyak orang yang tidak tahan mendengar suara yang dihasilkan alat musik ini.

Irama yang dihasilkan sangat indah namun memberi kesan kesedihan yang menyentuh hati.

Alat musik Serdam

Pernahkah kamu melihat alat musik ini? Serdam merupakan alat musik tradisional khas Lampung dan memiliki sebutan lain Sekhaddam. Serdam lahir di era kerajaan Skala Brak yang sekarang adalah Kabupaten Lampung Barat.

Serdam memiliki interval pentatonis dan biasanya digunakan untuk mengiringi upacara adat dan pertunjukkan seni tradisional. Awalnya Serdam memiliki fungsi sebagai pengiring sastra lisan dan penggambaran perasaaan hati peniup atau hiburan pribadi.


Serdam adalah media penyampaian pesan

Bukan hanya sebagai pengiring upacara adat dan tarian, Serdam merupakan media penyampaian pesan yang disampaikan melalui sastra lisan yaitu Hahiwang dan Hahadoh.

Dilansir dari merdeka.com, untuk memainkan alat musik ini memerlukan keahlian dan pengetahuan yang cukup.


Bentuk fisik Serdam

Serdam memiliki panjang kurang lebih 40 cm dan diameter sekitar 3-4 cm. Semakin panjang dan lebar maka suara yang dihasilkan semakin rendah.

Serdam terdiri dari dua bagian bambu, pertama pada bagian tempat peniupan, dan yang lain pada lubang permainan melodi. Serdam memiliki empat lubang melodi, tiga pada sisi depan dan satu pada sisi belakang.


Cara pembuatan Serdam

Serdam terbuat dari babmbu khusus bernama Bamban, bambu tua yang kuat dan keras.

Dilansir dari artikel "Serdam Sebagai Alat Musik Tiup Bambu Lampung Barat Kajian Organologi" karya Usawtul Hakim dkk, menjelaskan jenis bambu Bamban biasa dijumpai di tengah hutan, terkadang juga bisa ditemukan di pinggir sungai atau sawah.

Pemilihan bambu masyarakat setempat cukup unik, bambu akan diuji kualitasnya dengan mengalirkannya di aliran sungai, jika berhasil mengalir hingga ke hilir sungai, maka bambu tersebut lolos seleksi.


Cara memainkan Serdam

Alat musik serdam dapat dimainkan dengan cara ditiup seperti seluring, dengan jari-jari memainkan lubang melodi.

Serdam dapat dimainkan oleh siapapun, namun dianjurkan untuk orang-orang yang mengerti sastra lisan yaitu Hahiwang, Hahadoh, dan Muayak.


Upaya pelestarian alat musik Serdam

  • Sebagai tontonan hiburan masyarakat
Serdam kini dipertunjukkan untuk hiburan masyarakat digabungkan dengan tarian adat. Hal ini menimbulkan banyak sisi positif, salah satunya adalah pengenalan alat musik Serdam kepada pengunjung.

  • Pendidikan alat musik tradisional
Salah satu upaya pelestarian adalah dengan mengajarkan terutama anak generasi muda tentang asal-usul Serdam. Beberapa komunitas seni juga mengajarkan cara memainkan Serdam untuk dilestarikan ke generasi selanjutnya.

  • Pameran festival
Alat musik ini sering dijual belikan di pameran festival, guna untuk menyebarkan alat musik tradisional khas Lampung.



Sumber:
  • https://www.merdeka.com/sumut/mengenal-serdam-instrumen-musik-tiup-asli-lampung-terbuat-dari-bambu-khusus-161137-mvk.html?page=3
  • https://lampung.idntimes.com/life/education/serdam-alat-musik-rakyat-lampung-barat-hampir-punah-00-jf67w-1gf3sv
  • https://kumparan.com/lampunggeh/serdam-alat-musik-tiup-mistis-dari-lampung-yang-hampir-punah-diangkat-jadi-film-22vlL2EB16x/full
  • https://www.indonesia.travel/us/en/travel-ideas/serdam


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANSI: ALAT MUSIK TRADISIONAL ASAL SUMATERA BARAT YANG POPULER

Alat musik Bansi Dalam perkembangan alat musik mmodern yang sangat pesat, ternyata masih ada alat musik tradisional yang tidak kalah populernya lho. Alat ini bernama Bansi.  Bansi berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Cara bermainnya adalah dengan ditiup seperti seluring. Oleh sebab itu, alat musik ini tidak kalah dengan alat musik modern lainnya karena mudah digunakan dan dipelajari. Bansi terbuat dari bambu pilihan seperti bambu batuang, poriang, soriak, maupun tolang. Bansi sudah dikembangkan di Minangkabau, Sumatera Barat sebelum abad ke-19, Bansi juga diwarisi sejak dulu secara turun-temurun di Kabupaten Tanah Datar. Dahulu, sejarah Minangkabau mencatat pada Perang Paderi, salah satu hal yang dipertentangkan adalah alat musik, namun konon katanya alat musik Bansi terdengar bagus karena Pitunang. Pitunang merupakan penghubung jiwa seseorang yang menggunakan mantra atau doa ke dalam alat musik tersebut. Bansi biasa digunakan di setiap acara masyarakat Minangkabau, seperti ac...

ATOWO: ALAT MUSIK TRADISIONAL PAPUA YANG TERANCAM PUNAH

Alat musik Atowo Pernakah kamu mempelajari alat musik Atowo di pelajaran sekolah? Atowo merupakan alat musik tradisional khas Papua yang dimainkan dengan cara dipukul, cara memainkannya tidak sesimpel desainnya, diperlukan keahlian khusus untuk mendapatkan irama yang tepat. Atowo terbuat dari bahan kayu yang biasanya pada sisi bagian luar dihiasi dengan ukiran yang setiap motif atau pola ukiran melambangkan elemen seni simbolis yang mewakili kebudayaan dan tradisi suku atau suatu komunitas di Papua. Bentuk alat musik Atowo menyerupai bulat panjang seperti tabung dan biasanya berukuran kecil dan ringan sehingga dapat dibawa kemana-mana. Alat musik ini dimainkan dengan cara 2(dua) tangan dimana 1(satu) tangan memegang tubuh Atowo dan yang lain menabuh, teknik pukulan memerlukan kekuatan dan  timing  yang pas supaya irama yang dihasilkan harmoni. Alat musik Atowo biasa digunakan oleh masyarakat Papua yang digabungkan dengan alat musik lain dan dimainkan dalam upacara persembahan,...

INSTRUMEN GAMELAN SEBAGAI PEMBUKA SEBUAH LAGU: DEMUNG

Ilustrasi Demung Apakah Anda pernah mendengar tentang Demung? sebuah  alat musik tradisional Jawa  Tengah yang merupakan salah satu intrumen galeman yang termasuk keluarga balungan . Demung memiliki karakteristik logam-logam kuning yang disusun berderet diatas rancakan, ukuran demung lebih besar dari saron dan menghasilkan nada oktaf yang paling rendah.  Demung dimainkan dengan cara  dipukul menggunakan tabuh kayu. Seiring perkembangan zaman dan dit engah kemajuan teknologi dan modernisasi, semakin sedikit generasi muda yang mengenal keindahan suara serta makna filosofis di balik alat musik ini.  Demung banyak ditemukan di Yogyakarta. Demung merupakan alat musik yang di wariskan secara turun-menurun oleh masayarakat Jawa. Demung bukan sekedar alat musik, tetapi juga bagian dari identitas budaya, nilai estetika, dan filosofi kehidupan masyarakat Jawa. Alat musik demung sering dimainkan di berbagai pertunjukan gamelan, wayang kulit, tari tradisional, upacara adat,...